May 09, 2013

Wujudkan Udara Bersih, Stop Bakar Sampah! (Go Clean Air, Stop Burning Waste!)

Kita semua sangat menyukai udara yang bersih. Namun, pada kenyataannya, pencemaran udara juga berasal dari aktivitas-aktivitas yang kita lakukan. Dengan gaya hidup masa kini, semakin banyak  sampah yang kita hasilkan. Pengurangan volume sampah dengan cara pembakaran merupakan jalan pintas yang menimbulkan bahaya bagi kita serta lingkungan. Pembakaran sampah terbuka dan dengan suhu kurang dari 1000oC sama artinya dengan melepaskan senyawa-senyawa kimia beracun ke lingkungan, seperti karbon monoksida, dioksin, furan, benzopirena, dan formaldehida. Karbon monoksida dapat menyebabkan tubuh kekurangan oksigen, bahkan hingga menyebabkan kematian. Senyawa seperti dioksin dapat meningkatkan resiko kanker serta gangguan pada sistem pernapasan.

Ayo, kelola Sampah Kita dengan 3R! 

Kelola Lingkungan Bersama (Gambar: Juan Edwin, PGA 2011-2012)

We really like doing activities in the clean air. But, in fact, our activities also making air pollution. In today's lifestyle, we produce more and more waste. Reducting the waste volume by burning is a dangerous shortcut to us and the environment. Open air burning of waste in temperature less than 1000 Celcius degress can release toxic chemical compounds into the environment, such as carbon monoxide, dioxins, furans, benzopirena, and formaldehyde. Carbon monoxide can cause the body is deprived of oxygen, even causing death. Compounds such as dioxin may increase the risk of cancer and disorder of the respiratory system.
So, manage the trash with 3R!

Be Nice to The Environment (Gambar: Cantika Choirunisa Anediandrasari, PGA 2011-2012)