May 19, 2013

Ilustrasi Karakter Running Man

Hai, teman-teman! 
Suka nonton variety show dari SBS Korea yang judulnya Running Man? Wah, sama dong ya. Kita suka acara itu, karena 7 bintang inti dan bintang tamu bisa berakting dalam berbagai game dan tantangan yang kreatif, seru, kocak, dan menegangkan. Terutama dalam game terakhir yang memperebutkan label nama. Berikut ini, adalah ilustrasi dari ke-7 bintang Running Man, Gary (monyet), Kim Jong Kook (harimau)Yu Jae Suk (belalang), Ji Suk Jin (impala), Ha Ha (penguin Pororo), Lee Kwang Soo (jerapah), dan Song Ji Hyo (kucing).

Ilustrasi Bintang Running Man
Gambar: http://dimiedinya.blogspot.com

May 09, 2013

Hemat Energi dan Sumberdaya

Hemat Energi (Gambar: Tassya Adrianto-PGA 2012-2012)
Pertumbuhan jumlah manusia serta perkembangan teknologi meningkatkan konsumsi energi dan sumberdaya kita. Seiring dengan usaha pengembangan energi terbarukan, penghematan merupakan hal yang harus kita lakukan.

Hemat Listrik
Sebagian besar listrik yang digunakan di negara kita bersumber dari bahan bakar fosil. Dengan melakukan penghematan, kita turut membantu mengurangi karbondioksida yang lepas ke atmosfer dan menyebabkan efek rumah kaca.
Hemat Bahan Bakar
Peningkatan kendaraan bermotor pribadi serta kemacetan yang ditimbulkan menyebabkan tingkat konsumsi BBM semakin tinggi saja. Cadangan BBM menjadi cepat berkurang, kualitas udara pun semakin menurun.
Jadi, gunakan transportasi umum, kurangi pemakaian kendaraan bermotor, serta pakai kendaraan yang lebih irit bahan bakar dan ramah lingkungan.
Hemat Air
Air sangat penting bagi kehidupan kita. Tanpa air, tidak akan ada kehidupan. Sayangnya air yang dapat dikonsumsi semakin berkurang karena penggundulan hutan, konversi lahan, serta pencemaran.
Mari kita bersama untuk menggunakan air seperlunya, melakukan penghijauan, membuat lubang resapan biopori, dan masih banyak hal baik lainnya yang dapat dan harus kita lakukan!
Hemat Produk Hasil Teknologi
Dengan kemajuan teknologi, berbagai macam produk terbaru terus dihasilkan dengan cepat. Jutaan senyawa kimia buatan berbahaya digunakan. Gaya hidup konsumtif semakin berkembang. Pada akhirnya, semakin banyak limbah dan sampah produk teknologi yang dibuang ke lingkungan. 
Oleh karena itu, pola hidup sederhana menjadi solusi yang penting. Mari kita gunakan sumberdaya dengan bijaksana untuk kehidupan kita yang lebih baik saat ini dan masa depan.  

Gunakan Sumber Daya dengan Bijaksana (Gambar: Andi Rika Apryanti-PGA 2011-2012)

Ruang Terbuka Hijau untuk Kenyamanan Kota


Ruang Terbuka Hijau (RTH) mempunyai peran yang penting dalam suatu kawasan perkotaan, terutama dalam memperbaiki dan meningkatkan kualitas lingkungan alami perkotaan. RTH dapat berfungsi sebagai ventilasi, yaitu sebagai pemasok udara yang segar dan bersih. Pohon sebagai bagian dari RTH memiliki banyak manfaat, baik yang dapat kita rasakan langsung maupun tidak. Naungan kanopi pohon yang menghalangi panas dari sinar matahari serta proses transpirasi melalui daun-daun memberikan kita udara yang sejuk dan kondisi yang lebih nyaman untuk beraktivitas.
Perbanyak Ruang Terbuka Hijau (Gambar: Cantika Choirunisa Anediandrasari, PGA 2011-2012)


Wujudkan Udara Bersih, Stop Bakar Sampah! (Go Clean Air, Stop Burning Waste!)

Kita semua sangat menyukai udara yang bersih. Namun, pada kenyataannya, pencemaran udara juga berasal dari aktivitas-aktivitas yang kita lakukan. Dengan gaya hidup masa kini, semakin banyak  sampah yang kita hasilkan. Pengurangan volume sampah dengan cara pembakaran merupakan jalan pintas yang menimbulkan bahaya bagi kita serta lingkungan. Pembakaran sampah terbuka dan dengan suhu kurang dari 1000oC sama artinya dengan melepaskan senyawa-senyawa kimia beracun ke lingkungan, seperti karbon monoksida, dioksin, furan, benzopirena, dan formaldehida. Karbon monoksida dapat menyebabkan tubuh kekurangan oksigen, bahkan hingga menyebabkan kematian. Senyawa seperti dioksin dapat meningkatkan resiko kanker serta gangguan pada sistem pernapasan.

Ayo, kelola Sampah Kita dengan 3R! 

Kelola Lingkungan Bersama (Gambar: Juan Edwin, PGA 2011-2012)

We really like doing activities in the clean air. But, in fact, our activities also making air pollution. In today's lifestyle, we produce more and more waste. Reducting the waste volume by burning is a dangerous shortcut to us and the environment. Open air burning of waste in temperature less than 1000 Celcius degress can release toxic chemical compounds into the environment, such as carbon monoxide, dioxins, furans, benzopirena, and formaldehyde. Carbon monoxide can cause the body is deprived of oxygen, even causing death. Compounds such as dioxin may increase the risk of cancer and disorder of the respiratory system.
So, manage the trash with 3R!

Be Nice to The Environment (Gambar: Cantika Choirunisa Anediandrasari, PGA 2011-2012)

Membuat Kreasi Zuppa Soup

Biasa membeli zuppa soup di luar? Yuk, sekali ini kita coba membuat sendiri di rumah. Berikut ini adalah langkah-langkahnya.
Alat:
- mug keramik atau cangkir teh keramik
- panci
- oven
Bahan:
- pastry zuppa soup siap pakai (beli di supermarket)
- cream soup base Knorr
- sayuran beku campur (jagung, kacang polong, wortel)
- dada ayam fillet
- bawang putih
- merica
- minyak zaitun
- air
Langkah-langkahnya:
- panaskan minyak zaitun di dalam panci secukupnya.
- tumis bawang putih yang relah diiris tipis.
- masukkan dada ayam fillet yang telah dipotong dadu kecil, tumis sebentar.
- tambahkan air secukupnya, masak hingga matang.
- masukkan cream soup base Knorr, aduk hingga tercampur rata dan tidak ada yang menggumpal, hingga mendidih.
- tambahkan merica bila suka.
- siapkan mug atau cangkir teh keramik, isi 2/3 bagian dengan sup.
- tutup bagian atas mug/ cangkir dengan pastry zuppa soup.
- masukkan mug/cangkir ke falam oven, panggang selama 15-20 menit, hingga kulit pastry zuppa soup mengembung dan berwarna kuning keemasan.
- angkat, sajikan dalam keadaan panas.
kitaanakkreatif
Zuppa Soup yang Baru Matang dari Oven (Foto: Dieni)

Besoknya, kami coba membuat zuppa soup lagi, kali ini ditambahkan kocokan telur di bagian atas pastry, hasilnya, terlihat kulit pastry zuppa lebih cantik. Kuning kecoklatan.
Zuppa Soup dengan Kulit Pastry Kuning Kecoklatan


May 02, 2013

Foosball for Special Kids

We have many special friends from school for disabled, who got many kind of physical disabilites. Like other children, they also love to play sport games. So, we decided to give a foosball or table soccer. We want to see if the foosball is suitable for some special kids, like autistic kids. If it fit enough, we want to give another foosball for them. Here is the foosball. 

Foosball

January 29, 2013

Novel tentang Membuat Kreasi Cokelat

Buku Cherry Crush ini menceritakan sebuah keluarga yang terbentuk dari dua orang single parent yang masing-masing telah memiliki anak. Tokoh Dad (Paddy) mempunyai seorang putri, Cherry, sedangkan tokoh Mom (Charlotte) mempunyai empat orang putri, yaitu Honey, si kembar Skye dan Summer, serta Coco. Paddy dan Cherry yang berasal dari Glasgow, Skotlandia memutuskan pindah ke rumah Charlotte di Somerset, Inggris, yang juga merupakan usaha Bed & Breakfast (penginapan). Kemudian, Paddy akhirnya berkreasi memulai eksperimen dan riset untuk usaha pembuatan cokelat yang dikemas dalam boks. Didukung oleh Charlotte, Cherry, Skye, Summer, Coco, dan Honey, mereka mengusung nama 'The Chocolate Box', sebuah konsep rumah produksi bola-bola cokelat organik dengan aneka varian rasa, dikemas dalam boks mewah. Sebagai pelengkap, ada kartu dengan tulisan dan hiasan buatan tangan. Produk tersebut akan dipasarkan melalui website dan siap untuk pemesanan melalui paket pos. Ide bisnis itu berhasil disetujui pihak bank yang memberi pinjaman. Ketika festival makanan Kitnor, The Chocolate Box melakukan promosi dengan menjadikan The Tanglewood sebagai  kafe, stand ramal, dan arena permainan yang berhubungan dengan cokelat. Acara ini sangat sukses dengan hadirnya banyak tamu dan diliput media.

August 28, 2012

Review CEO Forum: Membangun Bisnis Keluarga dengan Hati (PT MDI)

MEMBANGUN BISNIS KELUARGA DENGAN HATI
CEO Forum MB-IPB oleh Ibu Ning dan Bapak Harmanto
(PT Mahkotadewa Indonesia)

Pada hari Selasa, 28 Agustus 2012, kuliah CEO Forum MB IPB kembali mendatangkan pembicara yang akan berbagi kisah tentang kesuksesan bisnisnya. Berbeda dengan CEO Forum yang biasanya, setiap acara hanya mengundang satu orang pembicara, hari ini berbeda. Yakni dengan mengundang dua orang pembicara. Mereka adalah suami istri pemilik PT Mahkotadewa Indonesia (MDI). Ibu Ning bertindak sebagai Direktur dan Bapak Harmanto sebagai Komisaris perusahaan.
            Pada giliran pertama, Ibu Ning yang tampil serba ungu, menceritakan bahwa produk yang dikeluarkan oleh MDI adalah herbal berkualitas. Potensi herbal Indonesia menduduki rangking dua di seluruh dunia setelah Brazil. Namun, peringkat produk herbal Indonesia hanya menduduki nomor 32. Hal tersebut dikarenakan kebanyakan herbal Indonesia diekspor dalam bentuk bahan baku kering. Maka, Ibu Ning serta keluarga berupaya membuat inovasi produk herbal yang berorientasi pasar. Dalam waktu dekat ini, di bulan September, Ibu Ning akan menuju Cina untuk belajar sekaligus menjajaki ekspor herbal.
            Cara membuat produk herbal MDI sehingga bisa diterima pasar adalah dengan promosi. MDI tidak segan membagikan produk secara gratis untuk uji coba. Produk herbal yang dibuat bisa berdasarkan permintaan pasar, bisa juga produk dibuat terlebih dahulu, baru mencari target pasar yang sesuai. Jika banyak orang kebingungan harus membuat produk apa yang bisa dijual, menurut Ibu Ning, tidak perlu bingung. Cobalah lihat kebutuhan diri kita, dari atas kepala hingga ujung kaki. Contoh negara yang unggul atas kreativitas produk dan pemasaran adalah Cina.
            Inti dari bisnis adalah berbagi dan berbuat untuk orang lain. Bagaimana perusahaan dapat melakukan tanggung jawab kepada masyarakat, supaya masyarakat bisa sejahtera. Sesuai prinsip 4 Sehat 5 Sempurna, yaitu sehat politik, sehat ekonomi, sehat sosial, sehat budaya, dan sehat spiritual. Program yang diluncurkan oleh MDI untuk membantu pemerintah dalam memberi akses layanan kesehatan adalah membuat Puskesmas Herbal. Jamu atau herbal akan semakin dikenal dan dicintai kalangan masyarakat luas.
            Program pemberdayaan wanita di masyarakat pedesaan yaitu gerakan penanaman tanaman herbal di setiap rumah tangga (one village one product). Diharapkan setelah pelatihan pengolahan tanaman herbal menjadi obat dan pangan, kemiskinan akan mampu diberantas. Selain itu, MDI melalui Yayasan Mahkotadewa Indonesia, aktif mendidik para wirausahawan muda untuk bisa mandiri. Mereka diberikan teori dan praktik berwirausaha, serta bantuan finansial. Apabila ingin berjualan produk MDI secara online atau offline, Ibu Ning bersedia memberikan harga diskon yang menarik. Secara berkala, Ibu Ning dan Bapak Harmanto juga melakukan mentoring di Rumah Perubahan milik Rhenald Kasali, untuk calon-calon pewirausaha. Kerjasama MDI untuk pengembangan kewirausahaan, sangat terbuka bagi semua pihak.
            Selanjutnya, giliran Bapak Harmanto yang berpakaian serba hitam, berbicara mengenai pendirian perusahaan MDI. Sebelum terjun ke dalam bisnis herbal, Ibu Ning adalah seorang perias pengantin, sementara Bapak Harmanto adalah Kepala Divisi Teknisi Komputer di ASTRA. Suatu ketika di tahun 1998, Ibu Mertua Bapak Harmanto sakit dan dokter sudah angkat tangan. Seorang tetangga mengusulkan untuk mencari tanaman Mahkota Dewa sebagai obat. Saat itu, mereka kesulitan mencarinya karena herbal belum sepopuler sekarang. Akhirnya, setelah melihat khasiat dari tanaman Mahkota Dewa, Ibu Ning memutuskan untuk menjadi herbalis. Sumber literatur diperolehnya dari buku, majalah Trubus, dan internet.
            Semakin berkembang usaha herbal Ibu Ning, tentu membutuhkan berbagai persyaratan bisnis. Akhirnya, klinik herbal dengan identitas merek Ny. Ning Harmanto dan PT Mahkota Dewa Indonesia pun resmi berdiri di tahun 2003. Bapak Harmanto yang saat itu masih bekerja di ASTRA pun kemudian turut menjadi bagian dari MDI setelah mengambil pensiun dini. Produk MDI yang berfokus pada produk pengobatan merupakan faktor pembeda dari produk kecantikan seperti Sariayu dan Mustika Ratu. Hingga kini di tahun kesembilan MDI, Ibu Ning yang bertugas sebagai ikon MDI, aktif mengikuti pameran, baik di dalam dan luar negeri. Negara-negara seperti Malaysia, Singapura, India, dan Dubai pernah dijajaki. Serta negara Cina yang sebentar lagi akan dijadikan tujuan ekspor teh herbal MDI.

Dalam perjalanan waktu MDI, tidak hanya suka yang didapat, tetapi ada juga duka. Seperti ketika ada gempa Yogyakarta beberapa tahun lalu, pabrik herbal MDI ikut hancur. Namun, karena MDI perusahaan keluarga yang terdiri dari istri, suami, dan tiga anak yang saling mendukung, bisnis bisa terus bertahan dan berkembang. Stakeholders dari MDI senantiasa diberikan nilai positif perusahaan. MDI terus meningkatkan keunggulannya dengan mengikuti standardisasi dari GMP (Good Manufacturing Process), HACCP (Hazard Analysis Critical Control Point), BPOM, dan Halal MUI.   

August 19, 2012

assalamualaikum!

happy eid ul fitr!

let's share to friends & others,
on this special moment.

hope we can through 11 months
after ramadhan carefully..

wish we can meet
the ramadhan next year..

wassalamualaikum..:-)
picture: dieni

August 18, 2012

Hai, kita anak kreatif!
     Suatu saat kita akan membanggakan Indonesia dengan menyusul negara berkembang yang mulai maju seperti India dan Brazil. Bahkan kita akan sejajar dengan negara maju seperti Amerika dan Cina. Kita akan menggunakan seluruh kreativitas kita, karena negara ini bisa merdeka juga karena kreativitas golongan muda dan tua di tahun 1945. Hingga lahirlah proklamasi kemerdekaan di tengah berbagai hambatan pada waktu itu. 
     Saat ini di Indonesia, pelaku industri ekonomi kreatif mulai menanjak naik. Oleh karena itu, mari kita dukung pelaku ekonomi kreatif dengan menggunakan produk-produk lokal/dalam negeri. Hal tersebut merupakan investasi untuk generasi bangsa yang akan datang.